TALKSHOW INSPEKTORAT KOTA BEKASI BIDANG APARATUR DAN PEMERINTAHAN

Salah satu elemen penting dalam mewujudkan penyelenggaraan negara yang terbuka adalah hak publik untuk memeperoleh informasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Hak atas Informasi menjadi sangat penting karena makin terbuka penyelenggaraan negara untuk diawasi publik, penyelenggaraan negara tersebut makin dapat dipertanggungjawabkan, sejalan dengan hal tersebut diatas Pemerintah Kota Bekasi melalui Inspektorat Kota Bekasi berkedudukan sebagai unsur pembantu Wali Kota dalam pelaksanaan fungsi penunjang urusan pemerintahan bidang pengawasan.

Salah satu unsur Inspektorat adalah Inspektur Pembantu Wilayah II (Irban II) yang mempunyai tugas membantu Inspektur melaksanakan sebagai urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Inspektorat dalam pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan administrasi umum pemerintahan dan urusan Pemerintahan Daerah dalam Bidang Aparatur dan Pemerintahan untuk mencapai pelaksanaan pembinaan dan pengawasan urusan dibidangnya.

Untuk lebih membangun interaksi dengan masyarakat, sehingga masyarakat mengetahui secara langsung mengenai Pengawasasn Daerah khususnya yang berkaitan dengan tupoksi Irban II serta pelaksanaan Kegiatan Pengelolaan Informasi Daerah pada hari rabu tanggal 02 Agustus 2017 bertempat di Radio Dakta Jalan KH. Agus Salim No. 77 Bekasi Timur, Inspektorat Kota Bekasi mengadakan talkshow secara live bertema Tugas Pokok dan Fungsi (tupoksi) Inspektur Pembantu Wilayah II (Irban II) bersama nara sumber Supriyanto, SH, M.Si selaku Inspektur Pembantu Wilayah II dan Moderator Dani Wahab.

sebagaimana dikutip dari laman DAKTACOM: Dalam rangka meningkatkan pelayanan masyarakat, tim Inspektorat Kota Bekasi membuka diri untuk pelaporan masyarakat terkait dengan pungutan liar.

Menurut Supriyanto selaku IRBAN II Inspektorat Kota Bekasi, laporan masyarakat yang masuk itu nantinya akan dilakukan klarifikasi langsung oleh pihaknya, jika indikasinya kuat maka pemeriksaan khusus (Riksus) akan digelar.

“Laporan tersebut bisa lewat surat maupun telepon, tapi yang pasti harus ada bukti yang cukup kuat,” ujarnya dalam Bincang Publik di Radio Dakta, Rabu (2/8).

Ia pun menjelaskan bahwa hasil dari Riksus berupa rekomendasi akan diserahkan ke BKD atau langsung ke Walikota yang nantinya berujung pada majelis etik.

Dan bagi yang terbukti melakukan pungli, masih menurut Supriyanto, majelis etik inilah yang kemudian akan menjatuhkan sanksi bagi oknum yang nakal tersebut.

“Selain pungli, kita juga mengawasi kinerja ASN,” pungkasnya.

Author: admin

1 thought on “TALKSHOW INSPEKTORAT KOTA BEKASI BIDANG APARATUR DAN PEMERINTAHAN

Leave a Reply